PESONA ALAM KAWASAN GEOPARK CILETUH KABUPATEN SUKABUMI

Pesona Alam Kawasan Geopark Ciletuh Kabupaten Sukabumi,   Ciletuh yang secara administratif termasuk dalam wilayah Kecamatan Ciemas dan Ciracap, saat ini menjadi terkenal dan semakin ramai dikunjungi wisatawan setelah di tetapkan sebagai Kawasan Geopark Nasional Ciletuh.  Kawasan ini berada di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, dan berhadapan langsung dengan Samudera Indonesia.  Geopark Ciletuh memiliki keragaman geologi yang unik dan merupakan tempat tersingkapnya batuan tertua di Jawa Barat.  Kawasan ini menjadai ramai dikunjungi wisatawan selain karena  menawarkan pemandangan hamparan kawasan Geoparknya yang tersusun atas batu karang dan terjunan air pegunungan diatas bebatuan yang curam sehingga memberikan kesan yang pantastik dan menarik untuk dinikmati.

Kawasan Geopark Ciletuh ini sangat luas sehingga diperlukan waktu beberapa hari bila kita ingin menelusuri keseluruhan areal wisata kawasan ini.   Namun bila waktu kunjungan sanga sempit, wisatawan bisa menikmati pantai Ciletuh dengan hamparan pasir putih yang luas dan pantai pemandian yang menarik, atau bisa juga berkunjung ke beberapa curug yang juga tidak kalah indah dan menarik untuk dinikmati.   Curug dalam bahasa Sunda yang berbarti Air Terjun atau Air Jatuh.  Karena kawasan Geopark ini terhampar atas batuan karang yang sangat curam sehingga dijumpai banyak curug (air terjun) yang sangat menarik, seperti Curug Cimarinjung, Curug Awang, Curug Sodong, dan Puncak Darma.batu karang

  1. Curug (Air Terjun) Cimarinjung

Curug ini berdekatan dengan Pantai Palangang, sehingga bisa ditempuh walau dengan jalan kaki sekalipun (kurang lebih sekitar 1 km).  Ini sangat bagus bila habis mandi dari pantai palanggan kemudian dilanjutkan mandi di curug Cimarinjang ini.  Selain untuk mebilas air laut yang biasanya terasa lengket, juga airnya yang sejuk dan segar sehingga dapat mengembalikan kelelahan setelah mandi-mandi dalam air laut.

  1. Curug (Air Terjun) Sodong

Di curug ini ada dua air terjun berdekatan sehingga orang sering menyebutnya sebagai air terjun kembar.  Disebut “sodong” karena dibalik air terjun ini terdapat gua yang menurut bahasa sunda disebutnya sebagai “Sodong”  tetapi gua ini baru akan Nampak bila debit airnya lagi menyusut.

  1. Curug (Air Terjun) Awang

Sering kali curug ini dinamai sebagai curug Niagara mini, karena bentuknya yang mirip dengan curug Niagara, yang ada di Negara  seberang sana (Amrik), terutama ketika musim hujan dimana debit airnya sangat besar.  Disekeliling curug ini terhampar sawah nan hijau, menambah indah dan dan asrinya lukisan alah karya Sang Maha Pencipta

 

  1. Curug Cikanteh

Berdekatan dengan curug sodong terdapat curug yang disebut curug Cikanteh.  Curug ini sangat indah dan mempesona karena merupakan untai dari dua curug.  Air terjun pertama yang sangat tinggi, kemudian diikuti dengan air terjun kedua walau tidak tinggi tapi sangat beik untuk dijadikan sebagai tempat pemandian.

Aksesibilitas

  1. Akses jalan menuju lokasi wisata masih belum memadari, licin billa hujan masih berbatu batu. namun demikian masih bisa ditempun dengan kendaraan baik roda dua maupun roda empat, hanya saja perlu super hati hati terutama bagi yang baru berkunjung.
  2. Tersedia Penginapan kapasitas tamping 4 – 6 orang dengan kisaran harga antara Rp000 – Rp 2000.000 per malam.
  3. Tersedia penyewaan mobil dengan harga cukup terjangkau untuk mengelilingi kawasan Geopark dengan kisaran harga Rp000 –  Rp 700.000 per hari, tergantung jenis kendaraan dan kesepakatan dengan pemilik kendaraan.
  4. Selain itu bila ingin menelusuri pantai bisa dilakukan dengan menyewa perahu milik nelayan. Kapasitas penunpang untuk masing –masing perahu maksimal 8 orang.  Harga sewa  Rp 400.000 – Rp 000, tergantung hasil negosiasi dengan pemilik kapal.
  5. Dan yang pasti ada adalah ojek motor.
  6. Bila mau menggunakan jasa dilokasi setempat, jangan lupa selalu buat kesepaktan terlebih dahulu.

Selamat Berwisata..